Mundur lebih baik, daripada di pecat setelah masuk bui

angiPresiden Jerman Christian Wulff memutuskan meletakkan jabatannya sebagai Presiden, karena dituduh menerima fasilitas berlibur gratis dari jutawan Jerman saat menjabat sebagai Perdana Menteri Negara Bagian Lower Saxony pada tahun 2008.

Kasus mundurnya Wulff semestinya menjadi pembelajaran bagi para politisi di Indonesia. Betapa persoalan integritas merupakan sesuatu yang sangat penting dimiliki oleh seorang politisi.

Ketika integritas kita dipertanyakan oleh rakyat, maka tidak ada jalan kecuali tahu diri untuk mundur. Sikap untuk tetap bertahan pada profesinya dan bahkan mencari celah untuk menghindari hukuman dengan berbagai kebohongan adalah hanyalah tindakan bodoh yang di pandang sinis oleh rakyat

Sikap ingin mempertahankan jabatan politik merupakan sesuatu yang percuma karena masyarakat sudah tidak lagi mempercayai integritas politisi –politisi bermasalah tersebut, mudur seperti yang di lakukan Presiden Jerman adalah jalan terbaik, kalau orang jerman bisa demikian legawanya kenapa para politisi kita begitu tidak punya malu.

Langkah para politisi kita yang korup berbohong untuk menutupi prilaku korupnya hanyalah akan menambah kebencian rakyat kepadanya. Bahkan langkah para politisi tersebut akan lebih luas lagi, yaitu akan membawa partai tempatnya bernaung kehilangan kepercayaan rakyat.

Terbukti dari hasil berbagai survey, karena sikap para politisinya yang berintegritas buruk , partai Demokrat yang kini berkuasa kehilangan kepercayaan rakyat, dan pada pemilu 2014 di prediksi suaranya akan terjun bebas.

Yang terburuk bahkan banyak orang yang bicara lebih buruk, banyak orang yang saking gemesnya dengan kebohongan –kebohongan tersebut. Mengatakan bahwa bahwa yang perlu di bubarkan adalah bukan FPI, melainkan partai Demokrat.

Buat para politisi yang bermasalah segeralah bercermin ke jerman, dan segeralah kalian semua mundur,


1 teman anda menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
  • Facebook
  • Google

15 Responses to “Mundur lebih baik, daripada di pecat setelah masuk bui”

  1. tsefull says:

    maklum mang,kalo mundur berarti mengakui kesalahannya,mereka kan tidak mau di anggap salah walaupun salah.

    salam mundur

    [Reply]

  2. Abdullah says:

    Benar sih, tapi kayak tak tahu bangsa kita aja. Siapa sih yang mau mundur dengan sukarela seperti Presiden Jerman itu. Wong sudah ternyata salah aja masih berkelit. Apalagi baru \katanya\.

    [Reply]

  3. Ani says:

    media ind hr ini bilang …pejabat disini sudah tidak memiliki rasa malu…tidak bisa membedakan mana perbuatan benar or salah…jd untuk rasa malu pejabat /penguasa harus belajar dari luar negeri…bila pejabat terkena kasus korupsi mereka langsung mengundurkan diri…disini emang kebangetan boro2 mau undur diri malah pada ngebohong…padahal nih rasa malu ini bagian daripada IMAN…

    [Reply]

  4. gw3ty says:

    nggak ada istilah untuk mundur..yg ada pertahankan jabatan sebisa dan sekuat mungkin walaupun dah tau salah..baru balik modal waktu kampanye…

    [Reply]

  5. capek nih kalo ngomongin masalah beginian,,,malu-maluin,,,ukhhh

    [Reply]

  6. emang susah mencari anggota DPR yang jujur dan berkorban untuk rakyat

    [Reply]

  7. Herbal says:

    sangat sulit menemui pejabat yang mau mengakui kesalahan dengan sukarela

    [Reply]

  8. Kliwon says:

    Kita juga ngawur sih, kenapa milih mereka ya ?

    [Reply]

  9. Linda says:

    Indonesia tidak akan pernah maju, melihat para pejabat yang bermasalah tidak legowo lengser dari jabatan…takut kelaparan soalnya lahan untuk mencari makan untuk keluarga…hahaha makan ituuang haram.

    [Reply]

  10. Andi Tenrie says:

    Dari zaman ORLA gak ada pejabat yang mundur kecuali Wapres Mohammad Hatta, zaman ORBA hampir 100% pejabat beserta anak-isterinya korupsi, namun tak pernah ada beritanya)kalau ada Media yang berani pasti hangus dibredel). Zaman Reformasi, semua Media terbuka dan boleh memberitakan pejabat hingga presiden sampai sedeteil malah yang benar gak pernah ditulis tapi yang negatif menuhi semua media, tv swasta(terutama lawan politik pemerintah) 24 jam gak bakal diam, namun kecurangan dan kerendahan moral BOSSnya didiamkan(curang dan tidak fair). Sampai hari ini para pejabat atau petinggi partai(padahal mereka adalah POLITISI HITAM NAN BUSUK) belum ada yang jujur dan mau mundur dari kedudukannya, itulah Indonesia!!!

    [Reply]

  11. riani says:

    Inilah kalau sering didoktrin “Maju terus pantang mundur”.

    [Reply]

  12. di negara indonesia mah susah ….ngga kayak negara maju……ngga ada yang bisa dijadikan contoh untuk rakyat,

    [Reply]

  13. aierdi says:

    SEHARUSNYA KLO MEMILH DPR KITA HARUS MEMPUNYAI PERJANJIAN HITAM DIATAS PUTIH..KLO DIA TERLIBAT SUATU MASALAH HARUS MUNDUR.KLO ORG NYA YG DIPIH GAK MAU BUAT PERJANJIAN LEBIH BAIK GAK USAH DIPIH..

    [Reply]

    jhony indo Reply:

    sekalian sumpah pocong aja,..sebelum menjabat..ya kita-kita juga sih
    kan mau menjadi negara maju… bukan mundur,….maju tak gentar membela yang
    bayar…

    [Reply]

  14. yudhi says:

    indonesia kiamat sugra nanti dibelah jadi2, cuma orang yang beriman yang selamat dari lubang tanah yg dibelah jadi2… gag ada itu presiden2nan. yang ada nanti kerajaan.

    [Reply]

Leave a Reply