Tapsir Mimpi

Ini Postingan karena mimpi saya malam tadi.
Tadi malam mungkin sekitar jam 3 Saya bermimpi berada di suatu acara, tiba-tiba saya melihat sebuah pesawat di udara oleng terkena badai, dan setelah itu pesawat itupun jatuh, di daerah sekitaran gunung pinang kramat watu Serang Banten.
Mimpi itu bisa saja karena pengaruh setelah membaca berbagai pemberitaan tentang hilangnya pesawat shukoi di sekitaran kawah Ratu Gunung salak, Bogor. Mimpi tersebut kalau di liat dari tapsir mimpi, saya yakin tak ada arti khusus buat saya karena saya sendiri tidak sedang berada di puncak dalam hal apapun.
Tetapi mimpi itu tetap akan saya maknai atau akan saya tapsirkan, tapi tapsir itu tidak untuk seseorang, melainkan untuk kita semua.
Di dalam kehidupan ini ada kalanya kita berada di puncak kejayaan, berada di atas orang-orang yang lain. Ada kalanya kita berada di bawah bahkan bisa saja suatu ketika terpuruk, bangkrut dan jatuh miskin.
Ketika kita berada di puncak ketinggian akan ada beberapa kemungkinan yang akan terjadi pada kita, pertama kita akan terus bergerak naik kearah yang lebih tinggi, kedua kita akan tetap berada di ketinggian tersebut, ketiga jatuh terjun bebas dan kemudian bangkrut dan kemudian terpuruk, keempat turun secara perlahan dan kembali menata diri untuk kembali bergerak naik. Atau bisa saja kemungkinan lain yang terjadi.
Hikmahnya adalah kita harus selalu ingat bahwa ada saatnya kita di atas ada saatnya kita di bawah, ada saatnya kita kaya ada saatnya kita biasa-biasa saja atau bisa juga miskin.
Di dunia ini tak ada yang abadi, sepintar apapun kita mengelola atau memanage kehidupan kita, suatu saat bisa saja terjadi kesalahan entah karena kesalahan kita sendiri atau kesalahan orang lain yang berimbas pada kita.
Mungkin ada sebagian orang yang berpikir seseorang bisa kaya dan berada di puncak kesuksesan karena kemampuan dan usaha kerasnya, sedangkan orang jadi miskin karena bodoh atau malas, pendapat tersebut bisa kita terima, tapi tidak mutlak, karena di samping factor usaha ada juga faktor Takdir.
Bagi orang yang tidak percaya takdir mungkin akan berpendapat lain atau sebagian orang juga sering berkata bahwa takdir kita berada di tangan kita.
Kita manusia tidak ada yang tahu dengan takdirnya masing-masing karena takdir adalah hal yang gaib yang hanya di ketahui oleh Tuhan. Karena takdir itu gaib maka manusia di wajibkan untuk bekerja dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Penekananya adalah kita tidak boleh sombong seolah kesuksesan yang kita raih adalah semata karena kerja keras kita, dan kita juga tidak boleh mengeluh seolah tuhan tidak adil pada kita.
Mari kita tetap bekerja keras semampu kita ,soal hasil ahir dari usaha kita biarlah tuhan yang menentukan, pecayalah takdir itu akan terjadi, dan puncak kesenangan dan kesuksesan itu bukan di dunia ini adanya, tapi nanti di kehidupan kita yang kedua, Syurga atau Neraka. Saya sangat yakin syurga dan neraka itu ada dan bukang dongeng.
Jika di dunia ini kita di takdirkan kaya raya dan berkedudukan tinggi dan kemudian sombong dan berlaku semena-mena menyimpang dari perintah Tuhan, berarti kita gagal karena ahirnya pastilah neraka bagian kita.
Jika di dunia ini kebetulan kita biasa-biasa saja atau bahkan miskin tetapi tetap bersabar dan taat pada perintah Tuhan, maka berarti kita sukses, dan syurgalah bagian kita.
Karena kita semua pasti akan mati.
Gambar: Google
Baca juga:
Surga dan neraka bukan dongeng
Rumah Gratis senilai 500 juta ?
Comments (7)





Ya itulah kehidupan….
Saya juga yakin surga dan neraka itu pasti ada..
yach, orang tak seallu berada di bawah tak seallu juga berada di atas
wah suka bermimpi .,., bagus kok kalau kita mimpi.. mimpi merupakan sebuah motivasi buat kita (y)
Tafsir mimpi yang diuraikan dengan menelusuri makna berbalut logika, keren mang Jazi
setuju,,manusia tidak selama da di atas,,ada kalanya dia berada di bawah bahlan terjatuh ke dalam sekali,
bertepatan dengan pesawat sukoi nih wah… keren si mamang
baca postingan ini, jadi bikin merinding .. (soalnya malam2 baca beginian malah nggak bisa tidur)
benar saya juga yakin dengan adanya surga dan neraka